PROPOSAL
GULA JAWA LEGI
Proposal
Ini Disusun Untuk Memenuhi Tugas Kewirausahaan
DOSEN : Dr. Drs. SUKIRMAN S.Pd. SH.
MM
Disusun
Oleh :
Nama : MAHFUD SYAIFUDDIN
Kelas : 4B
Nim :
201511207
PROGAM STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS MURIA KUDUS
MARET 2017
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT karena atas rahmat dan keridoannya, kami bisa membuat suatu gagasan usaha yang Insya Allah akan bermanfaat bagi kami sebagai pemilik usaha, investor, dan umumnya masyarakat.
Gula
Legi Bang Mahfud yaitu nama yang kami buat untuk kegiatan usaha ini, yang
begerak di bidang produksi Gula Merah. Kami sangat berterima kasih kepada semua
pihak yang telah mendukung, memberi saran, dan masukan–masukannya untuk
kelancaran usaha ini. Khususnya kepada Dosen pembimbing kami, yang sangat
berperan dalam pengarahan kegiatan usaha ini.
Kudus,
10 Maret 2017
Penyusun
DAFTAR ISI
Kata
Pengantar..........................................................................................................i
Daftar
Isi....................................................................................................................ii
BAB I Pendahuluan
1.1 Latar
Belakang........................................................................................1
1.2 Konsep
Usaha..........................................................................................1
1.3 Visi
dan Misi............................................................................................2
1.4 Tujuan
Mendirikan
Usaha.......................................................................2
BAB II Profil Usaha
2.1
Profil Usaha.............................................................................................3
2.2
Gambar....................................................................................................4
BAB III Struktur
Organisasi
3.1
Personil Oranisasi...................................................................................5
BAB IV Produk Usaha
4.1
Produk...................................................................................................7
4.2 Peralatan yang
digunakan.....................................................................7
4.3 Bahan
Baku...........................................................................................7
4.4 Keunggulan
Produk..............................................................................7
BAB
V Aspek pemasaran
5.1 Target dan Segmentasi
Pasar...............................................................8
` 5.2 Faktor
Kompetitif................................................................................8
5.3 Strategi
Pemasaran...............................................................................8
BAB
VI Rencana keuangan
6.1 Rencana Anggaran
Biaya...................................................................10
6.2 Laporan Laba
Rugi..........................................................................11
BAB
VII Penutup
7.1
Kesimpulan......................................................................................12
7.2
Potensi.............................................................................................12
BAB
VIII
Lampiran..........................................................................................13
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Gula merah
sampai saat ini masih merupakan sumber pendapatan petani dibeberapa daerah di
Indonesia. Meskipun coraknya masih banyak yang tradisional, akan tetapi tampak
adanya usaha peningkatan, baik kualitas maupun kuantitasnya. Kenyataannya bahwa
gula merah sejak dulu memang sudah dikenal dan dirasa manfaatnya oleh
masyarakat di Indonesia khususnya masyarakat petani tebu di pulau jawa. Gula
merupakan salah satu bahan pokok kebutuhan rumah tangga yang tak pernah lepas
dari sorotan masyarakat.
Memasuki
pasar global sekarang ini peluang pelaku UMKM sangat terbuka lebar untuk
memasarkan produknya dipasar. Seperti usaha pembuatan gula merah dari tebu ini
mempunyai potensi untuk ikut bersaing dipasar global karena daya dorong makanan
yang banyak membutuhkan campuran gula merah. Selain itu kegunaan gula merah
sangat banyak seperti sebagai campuran bahan makanan dan juga sebagai bahan
penambah tenaga bagi tubuh dengan didorong bahan baku yang sangat mudah.
1.2 Konsep
Usaha
Adapun
rencana usaha yang akan dijalankan dalam usaha ini ialah sebagai berikut:
1.
Rencana Jangka Pendek
Usaha bisnis pembuatan gula merah
ini untuk memanfaatkan peluang yang ada karena mayoritas didesa banyak petani
tebu sehingga mudah mendapatkan bahan baku. Selain itu juga dapat dijadikan
suatu usaha yang menjanjikan untuk kehidupan masa depan.
2.
Rencana Jangka Menengah
Usaha yang kami rintis ini pastinya
akan kami kembangkan demi mewujudkan impian, yaitu ingin menjadi seorang
pengusaha muda yang sukses, strategi pasar dan pemasaran menjadi kunci awal
untuk keberlanjutan usaha kami kedepannya.
3.
Rencana Jangka Panjang
lebih meningkatkan mutu dan kualitas
dari usaha kami ini, tidak lupa pula untuk membangun jaringan dengan usaha
pembuatan kue, kecap dll agar kami dapat menjadi distributor tetap karena
pembuatan kue dan kecap salah satu bahan yang digunakan adalah gula merah.
1.3 Visi dan Misi
Visi dari usaha
ini adalah :
a. Menciptakan sebuah usaha gula merah yang unggul
dengan kualitas yang terbaik.
b. Memasarkan produk dipasar global(menjadi
Eksportir).
Misi dari usaha
ini adalah:
a. Memberikan kualitas rasa yang terbaik.
b. Menjaga kualitas produk.
c. Memberikan pelayanan yang terbaik.
1.4 Tujuan Mendirikan Usaha
1. Memperoleh
keuntungan dan membuka lapangan pekerjaan.
2. Menambah
pengalaman dan ilmu pengetahuan kewirausahaan dalam melakukan kegiatan usaha.
3.
Mewujudkan kemampuan dan kemantapan dalam berwirausahaan untuk meningkatkan
kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
4.
Membudayakan semangat, sikap, perilaku dan kemampuan kewirausahaan di kalangan
mahasiswa dan masyarakat yang mampu di andalkan dan terdepan dalam
berwirausaha.
5. Untuk
memanfaatkan hasil pertanian khususnya gula jawa di desa kami dan meningkatkan
nilai tambah gula jawa yang telah diproduksi oleh masyarakat desa setempat.
BAB II
PROFIL
PERUSAHAAN
2.1 Profil
Usaha
Nama Usaha : Gula Jawa Legi
Nama Pemilik : Mahfud Syaifuddin, SE
Jenis Usaha : Gula
Alamat : Jalan Marzuki No. 2 Desa Jojo Mejobo Kudus
2.2 Gambar
Gambar di
bawah ini adalah gambar yang membuat motivasi kami untuk mendirikan usaha
pembuatan gula merah. Karena sebelumnya telah melakukan observasi.
BAB III
STRUKTUR
ORGANISASI
3.1 Personil
Organisasi
|
No
|
Nama
|
Pendidikan
|
Tugas
|
|
|
1
|
Mahfud Syaifuddin
|
S1 Ekonomi
|
Pemilik
|
|
|
|
||||
|
|
||||
|
2
|
Bagus
|
SMA
|
Karyawan Produksi
|
|
|
3
|
Wahyu Handoko
|
SMA
|
Karyawan Produksi
|
|
|
4
|
Heri Rianto
|
SMA
|
Karyawan Produksi
|
|
|
5
|
Agus Fajar
|
SD
|
Pengambilan bahan baku
|
|
|
6
|
Suparjo
|
SMP
|
Pengambilan bahan baku
|
|
|
7
|
Ahmad Fauzi
|
-
|
Pengambilan bahan baku
|
|
|
8
|
Supeno
|
SD
|
Pengambilan bahan baku
|
|
|
9
|
Rudianto
|
-
|
Pengambilan bahan baku
|
|
Tugas dan tanggung jawab pada
masing-masing bagian, yakni :
1. Pemilik
a. Bertugas dalam pengambilan keputusan,
melakukan pengawasan dan menyusun anggaran perusahaan sendiri, serta mencatat,
mengatur, dan merencanakan masuknya uang yang berhubungan dengan kegiatan
perusahaan, dan melakukan penyimpanan arsip-arsip atau dokumen yang berhubungan
dengan perusahaan itu sendiri.
b. Bidang pemasaran : bertugas untuk memperluas pangsa
pasar dalam mempromosikan produk gula merah tersebut.
2. Karyawan produksi
a. Bertugas untuk mengolah bahan mentah
yaitu batang tebu menjadi produk gula merah yang siap dipasarkan. Tenaga kerja
pada bagian produksi terdiri atas :
3. Karyawan pengambilan bahan baku :
tenaga kerja pada bagian ini bertugas menyediakan bahan mentah yang diambil
dari sawah dan dibawa ke gudang.
BAB IV
PRODUK USAHA
4.1 Produk
Jenis produk yang dihasilkan atau
ditawarkan untuk konsumen adalah gula merah yaitu sebagai bahan campuran untuk
membuat makanan seperti kue lapis, kue cucur dll.
4.2 Peralatan yang digunakan
Tekhnologi yang digunakan masih
sederhana atau tradisional seperti mesin diesel dan alat penggilingan tebu.
Alat-alat lainnya yang digunakan untuk pembuatan gula merah yaitu :
1. Kawah atau
Wajan sebagai tempat penguapan nira yang telah disaring terlebih dahulu.
2. Irus
3. Meja bundar
untuk tempat gula
4. Arit(untuk
menebang tebu)
4.3 Bahan
Baku
Bahan baku yang digunakan untuk
membuat gula merah adalah batang tebu yang diambil air/niranya.
4.4
Keunggulan Produk
Gula
merah yang dihasilkan lebih tahan lama, tekstur pas tidak terlalu keras dan
tidak juga lembek karena proses penguapan nira yang lama dan rasa yang
dihasilkan manis karena bahan baku tebu yang digunakan benar-benar sudah tua
dan juga tebu pilihan. Tentunya dikasih diskon kepada pembeli dengan jumlah besar.
BAB V
ASPEK
PEMASARAN
5.1 Target
dan Segmentasi Pasar
Yang
menjadi target pasar kami adalah masyarakat sekitar dan pelaku usaha yang
membutuhkan persediaan gula merah banyak seperti pembuatan kecap, kue cucur dan
jenis kue basah lainnya. Selain itu memasuki pasar global yang sudah terjadi
sekarang ini memudahkan kita untuk
memasarkan produk kita dipasar global setelah memenuhi syarat-syarat yang
ditentukan seperti sertifikasi halal, BPOM dan PIRT.
5.2 Faktor
Kompetitif
Untuk pelaku usaha pembuatan gula
merah saat ini belum begitu banyak. Karena biasanya didaerah tertentu saja.
Karena sebagian besar pelaku bisnisnya adalah usaha turunan. Dari survey yang
telah kami lakukan bahwa masih banyak hambatan yang dialami pelakunya, seperti
kurangmya modal yang dimiliki sehingga produksi yang dihasilkan belum begitu
banyak.
5.3 Strategi
Pemasaran dan Promosi
Adapun strategi pemasaran yang dapat
kami lakukan adalah:
1.
Dari mulut ke mulut
Promosi ini merupakan promosi yang
paling sederhana, serta tidak memerlukan banyak biaya untuk melakukan promosi
ini. Cukup dengan bercerita dengan teman-teman kita atau keluarga untuk
mempromosikan usaha kita, sehingga secara tidak langsung semua
konsumen/masyarakat akan mengetahui usaha kita. Dan apabila usaha kita sudah
diketahui dan disukai, maka konsumen tersebut akan memberitahukan kepada orang
lain untuk membeli gula merah yang kita produksi.
2.
Dengan media sosial
Selain promosi dari mulut ke mulut,
maka promosi juga dapat dilakukan dengan menggunakan media sosial, seperti
melalui facebook, twitter, instagram, bbm, blog,dll.
3.
Pengembangan Pasar
Dalam hal ini, dapat dengan
memperluas usaha gula merah ini ke daerah lain, dengan harapan usaha ini akan
lebih dikenal oleh masyarakat dan juga dapat menambahkan pendapatan serta dapat
mengurangi tingkat pengangguran dengan memperkerjakan karyawan yang baru.
pun setiap harinya kian meningkat.
Kami juga menerima pemesanan pada acara-acara arisan, ulang tahun, dan juga
acara resmi lainnya.
4. Dan untuk menarik konsumen atau
pengepul jika membeli dengan jumlah banyak maka
akan dikasih harga diskon.
5. Memberi bonus kepada pengepul
atau konsumen yang loyal pada waktu lebaran.
BAB VI
RENCANA
KEUANGAN
6.1 Rencana Anggaran Biaya
a. Investasi yang Diperlukan dan Sumber
Dana
Investasi diperoleh dari dana pribadi(tabungan) dan
dari pinjaman teman untuk usaha kripik singkong pedas. Modal utama sebesar Rp. 170.000.000,00
dan Hutang sebesar Rp. 8.000.000,00.
|
No
|
Uraian
|
Volume
|
Satuan
|
Jumlah
|
|
1.
|
Bangunan
|
30.000.000
|
||
|
Pembangunan
Gudang
|
30.000.000
|
|||
|
2
|
Peralatan
|
45.000.000
|
||
|
1 set
Mesin Penggiling Tebu
Kawah
Tumbu
Irus
Meja
tempat pengaduk gula
|
1 Set
6
40
4
2
|
500.000
20.000
50.000
500.000
|
40.000.000
3.000.000
800.000
200.000
1000.000
|
|
|
3
|
Modal
Usaha
|
103.000.000
|
||
|
a. Bahan Baku
b. Operasional
xx Upah
Pegawai
nn a. Bagian
produksi
b.
Bagian bahan baku
ss
|
/bulan
/bulan
3 orang/bulan
5 orang/bulan
|
|
70.000.000
12.000.000
7.500.000
13.500.000
|
|
|
Total
Biaya
|
178.000.000
|
|||
|
b. Omset
penjualan PerBulan
Rata-rata
penjualan gula Rp. 10.800.000,00/3hari. Karena proses penggilingan batang
tebu dan pengeringan hasil penguapan hingga menjadi gula siap dipakai itu
membutuhkan waktu tiga hari.
3
6.2
Laporan Laba/Rugi
a.
LABA BERSIH per bulan
Penjualan Rp.
108.000.000,00
Biaya
operasional Rp. 12.000.000,00
Bahan
baku
Rp. 50.000.000,00
Laba
Rp. 25.000.000,00
b.
Laporan perubahan modal
Modal awal Rp 178.000.000,00
Laba
Rp. 25.000.000,00
Hutang usaha (Rp. 8.000.000,00)
Modal
akhir Rp 194.500.000,00
|
||||
BAB VII
PENUTUP
7.1
Kesimpulan
Usaha pembuatan gula jawa atau gula merah
sangat bepotensi dimasa akan datang. Karena gula jawa bisa dikatakan sebagai
bahan pokok didapur dan sebagai bahan campuran makanan yang dikonsumsi
masyarakat. Dengan begitu gula merah akan dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi
kebutuhannya, selain itu bahan baku mudah didapatkan karena kebanyakan petani didesa
adalah petani tebu.
7.1 Potensi
Pada pasar global yang terjadi
sekarang ini memberikan peluang kepada pelaku UMKM ikut bersaing dipasar untuk
memasarkan produknya. Tentunya pelaku usaha gula merah mempunyai peluang yang
sangat lebar karena gula merah sebagai bahan campuran makanan seperti kecap, jenis
kue basah dll yang banyak dibutuhkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.
VIII
LAMPIRAN









Komentar
Posting Komentar